|
Situs Web Kawasan Puspiptek
SAINS TEKNOLOGI
|
Konter Pengunjung ke:
    
Sejak 1/1/2008
|
|
Kamis, 11 Mei 2006
Sel bahan bakar hidrogen menjadi lebih cepat pembakaran dan lebih ramah lingkungan dengan katalis baru
Sel bahan bakar hidrogen (Hydrogen fuel cells) yang ditenagai oleh metanol menjanjikan alternatif pengganti minyak sekitar 200 milyar gallon pertahun. Tetapi menjadikan teknologi ini menjadi nyata, perlu katalis yang dapat mempercepat reaksi kimia selama bekerja dalam berbagai kondisi.
Para peneliti dari Laboratorium Nasional Pacific Northwest (PNNL) dan Universitas Idaho mengembangkan katalis yang lebih efisien dari nano karbon yang dicampur dengan partikel halus komposit platina (Pt) dan ruthenium (Ru). Tahap penyiapan adalah kunci penting yang menentukan aktivitas kerja dari katalis ini.
Peneliti tersebut telah memilih suatu proses yang menggunakan karbon dioksida yang superkritis, yang mempunyai sifat gas dan cair.Teknologi cairan superkritis tersebut dapat menhasilkan hasil produk dan proses yang lebih bersih, murah dan kualitas lebih tinggi dibanding dengan solvent (pelarut) konvensional .
Teknologi itu juga lebih mudah dilakukan yang memungkinkan pengaturan derajat kejernihan sel bahan-bakar dan mudah dipisahkan dari katalis. Lebih lagi, tidak beracun yang meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi pengaruh lingkungan.
Peneliti dari PNNL Yuehe Lin akan menyampaikan diskusi “Pt dan Pt-Ru/Karbon tabung-nano komposit-nano yang disintesa dalam fluida superkritis, sebagai katalis-listrik untuk sel bahan-bakar suhu rendah” dalam forum konferensi NSTI Nanotechnology, yang berlangsung pada 7/11 Mei di Boston.
(Disadur dari www.physorg.com/Webmaster)
|
|